oleh Apoteker Nanda, S.Farm., M.S.Farm.


“Lotuk-lotuk” namanya di daerah saya di Payakumbuh. Atau yang dikenal biasanya dengan nama “ciplukan” bahasa Indonesia nya. Tumbuhan ini memiliki nama dengan genus Physalis. Spesies nya, saya tidak tahu karena saya bukan ahli taksonomi. Tapi nanti bisa diketahui di Herbarium ANDA Universitas Andalas apa nama spesies dari Physalis ini. Jika dilihat di luar negeri, ternyata tumbuhan ini buahnya memiliki nilai ekonomis. Berdasarkan halaman exoticfruits.co.uk 1 kg buah ini harganya 15.95 pound atau kalau dikonversi ke Rupiah sama dengan Rp351.408. Rencana saya mau coba tanam dan budidaya kali aja ada yang beli dari UK hehehe
Tumbuhan ini katanya berasal dari Amerika dan ada 45 spesies endemik dari Meksiko. Tapi apakah yang saya jumpa saat main di semak2 ini endemik? Masih belum tahu. Kok bisa sampai sini? Wallahu alam. Tapi di tempat lain dia juga ada sih seperti di Afrika, Australia, India,dan beberapa negara di Eropa.
Rasanya mirip strawberri atau nenas dengan sedikit agak asam. Kalau tekstur mirip dengan tomat. Biasanya buah nya bisa dikonsumsi mentah, atau dijadikan campuran salad atau ada juga yang memproses menjadi selai atau ada yang dicampur dengan minuman lain. MENJADI PERHATIAN YAITU, JANGAN MENGKONSIMAI BUAH YANG BELUM MATANG karena bisa jadi akan bersifat sebagai racun terhadap individu atau orang tertentu.
Buah ini kaya akan nutrisi,mineral dan vitamin. Diperkirakan per 100 gram terdapat 53 kkal, lemak 0.7 g, karbohidrat 11.2 g, protein 1.9 g, vitamin A 14% AKG (angka kebutuhan gizi), vitamin C 18% AKG, zat besi 6% AKG, Calcium 1% AKG, Fosfor 4% AKG, riboflavin atau vitamin B2 2% AKG.
Kira-kira kalau saya ada stock, ada yang berminat konsumsi ini kah?
Gambar: Dokumentasi pribadi 1 dan 2 Nanda Putra yang ket-3 ambil di exoticfruits.co.uk